Senin, 09 Mei 2011

Kereta Api Baru yang Telah Dimiliki Indonesia [NEW]

 Jadi yang keliling Solo itu Tramnya, dan yg ke Wng Railbusnya
 Jadi ngiri lihat Tramnya bagus banget, tapi saya kok pernah lihat gambar serupa yg di foto tram itu nabrak pembatas jalan waktu di pamerkan (sepertinya di Jakarta), kalau nggak salah itu hasil kerjasama dengan UI Depok CMIW.

Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku optimistis pengelolaan railbus bisa maksimal sebagai model transportasi massal yang baru di Kota Bengawan.


Demikian disampaikan Rudy menanggapi komentar miring dari kalangan anggota DPRD yang menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Solo masih terlalu dini membutuhkan transportasi massal jenis railbus.”Kalau diawali dengan rasa pesimistis maka semua akan berjalan tidak maksimal di kemudian hari. Untuk itu, kita harus optimistis agar pengelolaan railbus ke depan bisa lebih baik,” tukas Rudy kepada wartawan seusai menghadiri sidang paripurna Nota Jawaban Walikota atas Pemandangan Umum Fraksi di Graha Paripurna.
 Rudy menegaskan bahwa railbus merupakan proyek jangka panjang. Dalam hal ini, pihaknya tidak sepakat jika pengadaan railbus ini dinilai masih terlalu dini. ”Justru dengan persiapan sedini mungkin itu nanti akan membuat persiapan menjadi lebih matang,” tutur politisi dari PDI Perjuangan ini.

Dalam kesempatan itu, Rudy menerangkan bahwa pengadaan Railbus ini merupakan hibah murni dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) senilai Rp 16 milliar. Rencananya, sebanyak tiga unit railbus akan diujicobakan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Solo pada Februari mendatang. Dia mengakui, sejauh ini memang belum menjalin komunikasi dengan jajaran legislatif terkait adanya kucuran bantuan dari Kemenhub tersebut. Kendati belum dioperasikan, harga tiket railbus milik Pemkot Surakarta sudah diumumkan. Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Yosca Herman Soedradjad, tarif kereta tersebut tak akan melebihi tiket KA Feeder jurusan Solo-Wonogiri senilai Rp 2.500.“Ya setidaknya masih setara dengan harga tiket Feeder,” kata Herman. Dia menyatakan, railbus yang didatangkan dari PT Inka Madiun ini baru dioperasikan sekitar tiga bulan lagi. Pasalnya, sesuai permintaan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), desain interior, khususnya pada atap harus ditinggikan. Karena itu, butuh waktu lagi untuk menambah proses pengerjaan. Belum lagi, Pemkot harus mengantongi izin operasi railbus sebagai moda transportasi umum.
 Bahkan, Herman juga mengakui bahwa perjalanan railbus dari Madiun menuju Kota Bengawan, Kamis (17/2) malam, belum mengantongi izin. Namun, dia menyebut bahwa kereta tersebut dapat dikategorikan sebagai KA Luar Biasa. “Meski belum ada izin, tidak apa-apa. Kan ini sama halnya Kereta Luar Biasa (KLB),” ungkapnya.

Kereta – Kereta Api Paling Mewah
Untuk menunjang kepariwisataan, PT. Kereta Api (Persero) memberikan pelayanan carter kereta khusus wisata juga berbagai keperluan seperti : rapat, pesta pernikahan, ulang tahun, dsb di atas Kereta Api menuju berbagai kota tujuan.
Saat ini PT. Kereta Api (Persero) menyediakan tiga kereta wisata,Ketiga kereta wisata tersebut dapat dirangkaikan pada Kereta Api Reguler yang dilengkapi dengan kereta pembangkit (listrik) berkekuatan minimal 300KVA, seperti : KA Argobromo Anggrek, Argo lawu, Dwipangga, Argo Muria, Argo Gede, Bima dan Sembrani.

Kereta Wisata Nusantara 

    
  
 Disebut kereta wisata Nusantara karena desain interior dan segala pernak – perniknya menggambarkan seni dan keindahan dari berbagai pelosok pulau nusantara, sehingga bila kita berada di dalam kereta ini dapat menikmati desain interior yang bernuansa nusantara.
Kereta yang bernomor seri 67501 ini memiliki kapasitas tempat duduk ekslusif untuk 19 orang. Kamar tidur untuk 2 orang yang dilengkapi kaca rias, lampu tidur dan wastafel.
 Untuk melihat pemandangan luar arah belakang secara leluasa tersedia balkon VIP, sedangkan lobi tengah yang ditata mewah dilengkapi Audio, Video/TV monitor, pendingin ruangan (AC), kamar mandi (Toilet) juga tersedia di dalam kereta ini.

Kereta Wisata Bali 

   

Kereta ini interiornya di desain dan dilengkapi dengan ukiran dan lukisan yang bernuansa Pulau Dewata Bali. Bagi para turis yang menggunakan kereta ini sudah mendapat gambaran baik seni, budaya maupun keindahan pulau Bali. Melalui lukisan dan ukuran yang ditata dengan rapih dan apik dalam kereta. Kereta wisata bali bernomor seri S.67801 memiliki 22 tempat duduk ekslusif dalam 2 ruangan, 16 tempat duduk terletak di Meeting Room dab 6 tempat duduk diruangan khusus (kabin). Fasilitas lainnya seperti Mini Bar, kamar mandi (toilet), Audio/Video dan pendingin ruangan (AC) tersedia di dalam kereta ini.

Kereta Wisata Toraja

 
 
Kereta wisata Toraja yang bernomor seri S67802 ini memiliki kapasitas 22 tempat duduk ekslusif, 16 tempat duduk di Meeting Room dan 6 tempat duduk diruang khusus (kabin) serta dilengkapi Mini Bar, kamar mandi (toilet), Audio/Video, pendingin ruangan (AC). Dinamakan Kereta Wisata Toraja karena desain interior serta ukiran dan lukisan di sekitar dinding kereta menggambarkan seni dan budaya daerah Toraja.


Gimana menurut anda? Apakah Indonesia masih ketinggalan Jaman???? 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...